SANGATTA – Bunda PAUD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Siti Robiah Ardiansyah, mengimbau para orang tua agar menyekolahkan anak-anak mereka ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. Langkah ini dinilai penting untuk membangun kesiapan mental serta karakter anak sejak dini.

“Harapannya para orang tua menyekolahkan anaknya ke PAUD satu tahun saja, karena rentangnya kan nol sampai enam tahun dan tidak mungkin sekolah semuanya,” ujar Siti Robiah Ardiansyah saat ditemui usai menghadiri kegiatan Advokasi Wajib Belajar 13 Tahun bagi Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD Kecamatan dan Desa Tahap 2 yang berlangsung 1–4 September 2026 di Aula Hotel Five Styles Kutai Permai pada Selasa (1/9/2026) malam.

Menurutnya, pendidikan pra sekolah selama satu tahun berfungsi sebagai fondasi utama untuk membentuk mental yang kuat dan karakter yang baik. Dengan kesiapan tersebut, anak-anak diharapkan dapat menjalani masa belajar di tingkat sekolah dasar hingga menengah dengan lebih nyaman tanpa tekanan psikologis.

“Nanti dia sekolah di SD, SMP itu sudah enjoy. Enggak ada anak yang stres, enggak ada anak yang enggak mau sekolah,” tambahnya.

Dalam upaya memperluas jangkauan layanan pendidikan tersebut, pihaknya mendorong peran aktif pemerintah desa untuk menggerakkan masyarakat. Sebab, menurutnya, pendekatan langsung kepada para orang tua di tingkat akar rumput menjadi kunci keberhasilan partisipasi anak di PAUD.

Terkait ketersediaan infrastruktur pendidikan, Siti Robiah menyebutkan bahwa cakupan layanan PAUD di Kutim terus menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, seluruh kecamatan di Kutim telah memiliki lembaga PAUD atau mencapai 100 persen. Kendati demikian, masih terdapat enam desa yang belum memiliki fasilitas PAUD secara definitif akibat adanya proses pemekaran wilayah.

“Di Kutai Timur ini masih ada enam desa yang belum ada PAUD-nya karena desa pemekaran-pemekaran tadi. Jadi, sudah 92,1 persen desa yang ada PAUD-nya,” ungkapnya.

Selain fokus pada partisipasi anak, pemerintah kabupaten juga terus memperhatikan peningkatan kualitas tenaga pendidik. Siti Robiah menyampaikan bahwa setiap tahunnya Pemkab Kutai Timur rutin menyelenggarakan bimbingan teknis (bintek) bagi guru PAUD, serta memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan hingga jenjang Strata 1 (S1).

“Artinya apa? Supaya wawasan ilmu yang didapat dari guru-guru tadi lebih banyak, lebih bagus, dan diimplementasikan ke muridnya,” tutupnya.(Adv)