SANGKULIRANG — PT PLN (Persero) membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang ingin melakukan penambahan daya listrik seiring dengan meningkatnya kebutuhan penggunaan peralatan elektronik rumah tangga.
Plh Manajer ULP PLN Bontang, Tri Hari Lukito, mengungkapkan bahwa kapasitas daya rata-rata pelanggan saat ini berada di angka 1.300 VA. Pihaknya memastikan sistem pelayanan PLN terbuka bagi warga yang berencana meningkatkan daya listrik untuk menunjang aktivitas harian maupun kegiatan usaha.
“Kami terbuka, jadi kami membuka peluang Bapak-Ibu yang ingin menambah kapasitas peralatan elektronik, masih ada proses untuk tambah daya,” ujar Tri Hari dalam penjelasan sambutan dalam momen peresmian listrik desa 24 jam yang dipusatkan di Halaman Kantor Desa Saka, Sabtu (29/8/2026) malam.
Selain melayani kebutuhan rumah tangga, kehadiran jaringan listrik baru ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor-sektor strategis lainnya di wilayah Sangkulirang.
“PLN mencatat aliran listrik kini telah menjangkau fasilitas publik penting, seperti stasiun pengisian bahan bakar (pembensin) serta mendukung operasional infrastruktur telekomunikasi termasuk Base Transceiver Station (BTS) atau tower internet,” tambah Tri.
Dengan suplai energi yang memadai bagi tower internet tersebut, konektivitas digital dan jaringan internet di wilayah setempat diproyeksikan menjadi jauh lebih lancar, sehingga mendukung aktivitas pendidikan, pemerintahan, dan perekonomian warga.
Dalam kesempatan yang sama, PLN juga menyampaikan apresiasi dan salam dari General Manager wilayah setempat kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kutim serta masyarakat atas sinergi yang terjalin selama proses pembangunan kelistrikan desa.
Kendati demikian, PLN kembali mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan aset kelistrikan bersama. Mengingat keterbatasan jumlah personel di lapangan, warga diimbau untuk turut mengawasi dan melaporkan potensi gangguan jaringan demi keselamatan bersama.
“Harapannya seluruh warga bisa menjaga aset kita, menjaga dari gangguan, dan menjaga keselamatan kelistrikan yang ada di wilayah Sangkulirang, sehingga listrik ini benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian rakyat di Kutai Timur,” pungkasnya.(kopi13/Ltr1)

