SANGATTA – Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Basmawati Sija, memastikan dua calon jemaah haji asal Kutim yang wafat di Tanah Suci saat menjalankan rangkaian ibadah haji akan mendapatkan santunan asuransi haji sesuai ketentuan yang berlaku. Pernyataan tersebut disampaikan Basmawati usai menghadiri penyambutan kepulangan jemaah haji Kutim di Masjid Agung Al Faruq Bukit Pelangi, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, jemaah yang wafat karena sakit maupun sebab-sebab umum lainnya tetap berhak menerima manfaat asuransi haji. Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Jemaah yang meninggal dunia karena sakit atau sebab biasa berhak memperoleh santunan asuransi sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang telah dibayarkan saat pelunasan biaya haji,” ujar Basmawati.
Lebih lanjut, Basmawati mengungkapkan bahwa dua jemaah haji asal Kutim yang wafat di Tanah Suci berasal dari Kecamatan Karangan dan Kecamatan Sangatta Utara. Keduanya meninggal dunia saat menjalani prosesi ibadah haji di Kota Makkah.
“Jemaah pertama adalah Haji Yusuf Hasan Kaco (65), warga Kecamatan Karangan, yang meninggal dunia pada 17 Mei 2026 di German Hospital Makkah. Sementara jemaah kedua, Hajah Idae Bandung Nuheng (68), warga Kecamatan Sangatta Utara, wafat pada 3 Juni 2026 di Rumah Sakit An-Nur Makkah. Keduanya meninggal karena serangan jantung,” jelasnya.
Menurut Basmawati, kedua almarhum telah mendapatkan penanganan dan pelayanan sesuai prosedur yang berlaku bagi jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi. Seluruh proses pemulasaraan hingga pemakaman dilakukan dengan baik dan penuh penghormatan.
“Keduanya telah dimakamkan dengan layak di Makkah dan telah didoakan agar wafat dalam keadaan husnul khatimah,” katanya.
Ia menambahkan, Kemenhaj Kutim terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh administrasi, termasuk proses klaim asuransi bagi ahli waris, dapat berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengalami kendala.
“Atas nama Kementerian Haji Kabupaten Kutim, kami turut berduka cita atas wafatnya dua jemaah haji asal Kutim. Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan,” tutup Basmawati. (kopi14/kopi13/Ltr1)

