SANGATTA – Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) bergerak cepat memastikan keamanan transportasi publik. Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) terhadap armada bus di Terminal Sangatta Kilometer 3 untuk menjamin kelayakan jalan kendaraan, Minggu (1/3/2026) kemarin.
Dalam peninjauan tersebut, AKBP Fauzan didampingi jajaran Satlantas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik kendaraan hingga keabsahan dokumen administrasi. Langkah ini diambil sebagai upaya deteksi dini guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
Menurut Fauzan, pengawalan arus mudik tahun ini adalah wujud nyata pelayanan Polri dalam menjaga momen sakral silaturahmi masyarakat.
“Mudik adalah perjalanan penuh makna menuju keluarga. Kehadiran kami di sini untuk memastikan setiap warga bisa pulang dengan perasaan tenang dan nyaman,” ujar AKBP Fauzan di sela-sela pengecekan.
Guna mendukung kelancaran mobilitas warga, Polres Kutim mengandalkan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang bertumpu pada tiga pilar Utama yakni penerapan rekayasa lalu lintas yang fleksibel guna mengurai potensi kemacetan. Kemudian, penggunaan sistem monitoring digital pada titik-titik rawan untuk pengawasan yang lebih akurat dan kolaborasi lintas sektoral untuk memastikan jalur mudik dalam kondisi prima.
Di hadapan para awak bus, Kapolres juga memberikan instruksi tegas. Ia mengingatkan para sopir untuk mengutamakan keselamatan jiwa di atas segalanya dan tidak ugal-ugalan demi mengejar setoran.
“Prioritas kita adalah keselamatan. Targetnya jelas: berangkat dengan aman, berkumpul dengan bahagia, dan kembali dengan selamat,” tutupnya.(*/kopi13/Ltr1)

