SANGATTA – Di tengah dinamika ekonomi nasional yang sedang mengalami perlambatan, konsolidasi antarelemen politik menjadi kunci untuk menjaga stabilitas daerah. Semangat kebersamaan inilah yang mengemuka dalam kegiatan buka puasa bersama (Bukber) keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kutim bersama pemerintah daerah, Sabtu (28/2/2026).

Acara yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPC Hanura dihadiri oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. Kehadiran pucuk pimpinan daerah ini memberikan sinyal kuat mengenai pentingnya harmonisasi antara eksekutif dan partai politik dalam mengawal pembangunan di wilayah berjuluk “Tuah Bumi Untung Benua” tersebut.

Wakil Bupati Mahyunadi, dalam sambutannya, mengapresiasi langkah Partai Hanura yang tetap konsisten merawat silaturahmi. Menurut dia, Ramadan bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momentum krusial untuk memperkuat modal sosial dan kepedulian di tengah situasi yang menantang.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat persaudaraan. Kita tidak menutup mata bahwa kondisi ekonomi saat ini sedang mengalami tekanan yang cukup signifikan,” ujar Mahyunadi.

Ia menjelaskan bahwa kelesuan ekonomi yang dirasakan di tingkat daerah tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat terkait pemangkasan anggaran. Hal ini berdampak langsung pada ruang gerak fiskal daerah dalam mengeksekusi program-program pembangunan. Namun, Mahyunadi menegaskan bahwa kendala anggaran tidak boleh menjadi alasan lunturnya sinergi.

“Merosotnya kondisi ekonomi ini merupakan dampak dari keputusan pemerintah pusat terkait pemangkasan anggaran. Namun, hal ini jangan sampai mengurangi sinergi antara pemerintah dan partai politik demi kemajuan daerah,” tuturnya menekankan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC Hanura Kutim, Sumarno, mengakui bahwa tantangan ekonomi saat ini bersifat global. Ia menyebutkan bahwa kelesuan ini tidak hanya dirasakan di Kutim, melainkan juga secara nasional bahkan dunia.

“Kami berharap ke depan kondisi ekonomi membaik sehingga masyarakat bisa kembali merasakan kemakmuran. Agenda rutin ini kami gelar sebagai bentuk solidaritas antar-kader agar tetap solid di tengah situasi apa pun,” kata Sumarno.

Selain dihadiri pengurus tingkat kabupaten, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPD Hanura Kaltim, Marsidik. Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk konsolidasi internal guna memastikan mesin partai tetap selaras dengan program pembangunan pemerintah daerah yang pro-rakyat.

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan tausiah agama oleh Kyai Mahmud. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya integritas dan kesabaran dalam menghadapi ujian ekonomi. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah yang mencerminkan semangat persatuan.

Melalui kolaborasi yang erat antara partai politik dan pemerintah, Kabupaten Kutim diharapkan mampu tetap resilien (beradaptasi) menghadapi ketidakpastian ekonomi global, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.(kopi7/kopi13/Ltr1)