
SANGATTA – Upaya menggenjot partisipasi aktif kaum pria dalam program Keluarga Berencana di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus digalakkan. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim mengambil langkah konkret dengan membuka ruang kolaborasi luas bersama Kelompok KB Pria Bersyukur dalam agenda audiensi resmi yang dihelat di Kantor DPPKB Kutim, Selasa (1/9/2026).
Pertemuan strategis ini mempertemukan jajaran pimpinan tinggi dinas dengan para penggerak lini lapangan. Rombongan Kelompok KB Pria Bersyukur yang dipimpin langsung oleh Ketua Syahruddin Sidik, disambut hangat oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPPKB Kutim, Yuriansyah. Turut mendampingi dalam forum tersebut Sekretaris DPPKB Jumran, Kepala Bidang KB Mustika, serta sejumlah pejabat fungsional tertentu di lingkungan dinas.
Dalam arahannya, Yuriansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan konsistensi kelompok masyarakat tersebut.
“Keberadaan wadah yang digawangi para pria peduli kependudukan ini dinilai sangat membantu pemerintah dalam meruntuhkan stigma lama bahwa urusan kontrasepsi dan perencanaan keluarga sepenuhnya merupakan beban kaum perempuan,” sebutnya.
Ditambahkan Yuri sapaan akrabnya, pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk mengerahkan jajaran Petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana.
“Tentunya fokus dalam mendampingi dan mengintegrasikan program kerja kelompok ini secara berkesinambungan,” tegasnya.
Sementara itu, Syahruddin Sidik memaparkan bahwa sinergi lintas sektoral mutlak diperlukan agar setiap langkah edukasi di akar rumput tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Pentingnya koordinasi yang solid agar seluruh agenda sosialisasi selaras dengan arah kebijakan teknis instansi pemerintah terutama bersama DPPKB,” sebutnya.
Lebih lanjut, Syahruddin memperjelas bahwa bentuk dukungan yang diharapkan dari pihak kedinasan murni berorientasi pada penguatan program, pendampingan fasilitasi sosialisasi, serta dukungan moril, bukan berupa bantuan material atau finansial.
Sebagai informasi, Kelompok KB Pria Bersyukur yang berpusat di Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, telah lama mendedikasikan diri sejak dibentuk pada tahun 2013. Dengan mengantongi legitimasi Surat Keputusan resmi, kelompok yang kini beranggotakan 13 orang aktif tersebut konsisten mengampanyekan metode kontrasepsi mantap pria, yakni vasektomi, di tengah masyarakat.(Adv)

