SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Kabupaten (Mukab) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kutai Timur (Kutim) yanf digelar di Pelangi Room Hotel Royal Victoria, Rabu (6/5/2026). Dalam wawancaranya usai pembukaan acara, Mahyunadi berharap siapa pun yang terpilih dari tiga kandidat ketua akan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih progresif.

“Tiga-tiganya adalah calon yang baik seperti Ketua Kadin Kutim Petahana Ahlang Edy, Sesty S Bumbungan dan Angga Redi Niata. Track record mereka sebagai pengusaha di Kutai Timur sudah jelas dan nyata. Dari sisi pemerintah, siapa pun yang terpilih nanti, kami berharap bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” ujar Mahyunadi.

Mahyunadi menekankan bahwa hubungan antara Kadin dan pemerintah ke depan tidak hanya sebatas kolaborasi biasa, melainkan harus mencapai tahap “harmoni”.

Menurutnya, harmoni mencerminkan interaksi yang berkelanjutan dan terus-menerus demi kepentingan ekonomi daerah.

“Bukan sekadar wacana, kolaborasi itu sudah ada dari dulu. Namun, kita ingin kolaborasi ini semakin dimaksimalkan menjadi sebuah harmoni. Artinya, ada interaksi yang kontinu agar pemerintah memahami betul apa saja kebutuhan dunia usaha saat ini,” tambahnya.

Menanggapi pandangan mengenai keaktifan Kadin di periode sebelumnya, Mahyunadi mendorong agar kepengurusan masa bakti 2026–2031 lebih proaktif. Ia ingin Kadin memposisikan diri sebagai jembatan informasi yang efektif antara pelaku usaha dan pengambil kebijakan.

“Saya berharap ke depannya Kadin lebih proaktif lagi mengenai apa saja kebutuhan dunia usaha. Kadin harus menjadi motor penggerak sekaligus penghubung informasi antara dunia usaha dengan pemerintah,” pungkasnya.

Mukab V Kadin Kutim ini menjadi agenda krusial bagi para pengusaha lokal untuk menentukan nakhoda baru yang akan memimpin organisasi selama lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat peran swasta dalam pembangunan ekonomi di Kutim.(Ltr1)