SANGATTA – Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar pentasyarufan bingkisan Ramadan bagi guru ngaji se-Kutim di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada para pengajar Al-Qur’an yang selama ini berperan membina generasi Qurani di daerah.

Sebanyak 547 paket bingkisan diserahkan secara simbolis kepada guru TPA/TPQ dengan total nilai Rp 109.400.000. Penyaluran ini merupakan bagian dari program sosial Lazismu untuk membantu para pendidik Al-Qur’an menjelang Hari Raya Idulfitri.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kutim KH Suyuti, perwakilan Kementerian Agama Syarifudin, perwakilan perusahaan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT PAMA, serta ratusan guru TPA/TPQ dari berbagai kecamatan di Kutim.

Meski cuaca terik menyelimuti kawasan Sangatta, para guru ngaji tetap hadir dengan penuh antusias. Wajah-wajah teduh para ustaz dan ustazah terlihat memenuhi ruangan, menunjukkan semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut.

Ketua Lazismu Kutim, Subhan Al-Banjari, dalam laporannya menyampaikan bahwa awalnya program tersebut menargetkan 500 penerima manfaat. Namun, tingginya antusiasme membuat jumlah penerima bertambah menjadi 547 orang dengan total anggaran meningkat menjadi Rp 109,4 juta.

“Target awal kami 500 guru ngaji dengan anggaran sekitar Rp 100 juta, tetapi karena banyaknya yang mendaftar akhirnya bertambah menjadi 545 hingga 547 penerima,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kabar gembira dalam acara tersebut, di mana Wakil Bupati Kutim Mahyunadi secara spontan turut memberikan donasi sebesar Rp 20 juta untuk mendukung program tersebut.

Subhan menjelaskan, Lazismu selama ini aktif menyalurkan berbagai program sosial seperti paket sembako, beasiswa hingga bantuan modal usaha. Bahkan tim Lazismu telah berkeliling ke 14 dari 18 kecamatan di Kutim untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Ia berharap ke depan seluruh lembaga amil zakat di Kutim dapat berkolaborasi agar bantuan serupa dapat menjangkau lebih banyak guru ngaji.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kutim, KH Suyuti, menyampaikan bahwa kegiatan Lazismu merupakan bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial.

“Muhammadiyah memiliki semangat sebagai gerakan Islam berkemajuan yang mendorong umat untuk terus belajar dan berkembang. Selain itu, organisasi tersebut juga mulai memperkuat sektor ekonomi sebagai bagian dari penguatan dakwah,” urainya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Agama Kutim, Syarifudin, memberikan apresiasi atas kepedulian Lazismu terhadap para guru ngaji. Ia menilai program tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para ustaz dan ustazah yang telah mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi muda.

“Kami berharap ke depan lembaga-lembaga amil zakat di Kutai Timur dapat lebih berkolaborasi agar program pemberdayaan umat semakin besar dampaknya,” ujarnya.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Lazismu yang telah berkontribusi mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan generasi Qurani.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang telah menyalurkan bingkisan kepada 547 guru ngaji. Ini merupakan kerja nyata dalam menyambung silaturahmi dan berbagi kepada para pendidik Al-Qur’an,” kata Mahyunadi.

Melalui program pentasyarufan bingkisan Ramadan ini, Lazismu Kutim berharap dapat memberikan apresiasi sekaligus dukungan kepada para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam membina generasi Qurani di tengah masyarakat. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mempererat kebersamaan antarumat serta mendorong lebih banyak pihak untuk turut berpartisipasi dalam mendukung kesejahteraan para pendidik Al-Qur’an di Kutim.(kopi17/kopi13/Ltr1)