TENGGARONG – Suasana khusyuk menyelimuti Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, saat ratusan warga berkumpul merayakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Sabtu (10/1/2026). Acara tersebut sekaligus menjadi momen bersejarah dengan diresmikannya Musala Mi’rajul Mukminin oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti di hadapan tokoh masyarakat dan jamaah. Nama Mi’rajul Mukminin sendiri disematkan dengan filosofi mendalam, yakni sebagai harapan agar tempat ibadah ini menjadi sarana “kenaikan” derajat spiritual dan ketakwaan bagi warga sekitar.

Ketua Panitia Pembangunan, H. Isnur, mengungkapkan bahwa musala berukuran 9 meter x 9 meter ini berdiri di atas tanah wakaf milik keluarga besar Ardiansyah Sulaiman. Pembangunannya merupakan hasil nyata dari semangat gotong royong dan donasi para dermawan.

“Rencana ke depan, kami akan membangun TPA dan Rumah Tahfidz di area belakang musala. Kami ingin generasi muda memiliki wadah belajar agama yang representatif,” terang H Isnur.

Selain itu, program rutin seperti taklim bulanan hingga pelatihan kaligrafi telah diagendakan untuk menghidupkan syiar Islam di lingkungan tersebut.

Dalam tausiahnya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa fungsi musala harus melampaui sekadar tempat ritual salat. Ia mengajak umat untuk menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan akhlak dan perekat silaturahmi sosial.

“Esensi Isra Mikraj adalah memperbaiki hubungan kita dengan Sang Pencipta melalui salat, sekaligus memperbaiki hubungan antarmanusia. Musala ini harus menjadi ruang pembelajaran dan persaudaraan,” ujar Bupati Ardiansyah.

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh rasa syukur ini ditutup dengan doa bersama. Kehadiran rumah ibadah baru ini diharapkan menjadi oase spiritual yang membawa keberkahan bagi masyarakat Loa Ipuh di tahun yang baru ini.(kopi8/Ltr1)