SOLO – Misi meraih poin perdana bagi Persikutim United di ajang PNM Liga 3 Nusantara Grup C kembali tertunda. Klub perwakilan Kutai Timur (Kutim) ini harus mengakui keunggulan Persibo Bojonegoro setelah takluk dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan sengit di Lapangan Banyuanyar, Kamis (4/12/2025) malam.
Ini merupakan kekalahan kedua beruntun bagi tim berjuluk Singa Mose setelah sebelumnya ditundukkan oleh Persika Karanganyar. Meskipun demikian, hasil ini tak menyurutkan semangat juang dan keyakinan tinggi yang terpancar dari kubu pelatih dan pemain.
Jalannya pertandingan melawan Laskar Angling Darma berlangsung ketat. Persibo berhasil unggul cepat di menit ke-11 melalui Rangga Dwi Lesmana. Keunggulan tersebut bertahan hingga jeda babak pertama.
Di babak kedua, Persibo sempat memperlebar jarak melalui gol salto indah yang dicetak Ichlasul Amal Zardan pada menit ke-82. Tertinggal dua gol, mentalitas pemain Persikutim patut diacungi jempol. Mereka merespons cepat dan berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 di menit ke-86 berkat gol dari striker Johan Yoga Utama. Sayangnya, waktu yang tersisa tak cukup untuk menyamakan kedudukan.
Pelatih Kepala Persikutim United, Purwanto Suwondo, tidak menampik rasa sedih atas hasil yang didapat. Namun, ada nada kebanggaan yang lebih kuat dalam pernyataannya.
“Saya tidak bisa memungkiri sedih karena belum meraih poin. Tapi, naluri saya bangga dengan kerja keras anak-anak. Jika dibandingkan dengan laga sebelumnya, progres tim sudah bagus dan semakin membaik,” tegas Purwanto dalam sesi konferensi pers.
Purwanto menilai, potensi timnya sangat besar. Ia optimistis, meskipun melalui jalan terjal, Persikutim bisa menunjukkan peningkatan signifikan di sisa kompetisi.
Liga 3 yang berjalan panjang membuat Purwanto enggan menyerah. Fokusnya kini adalah meningkatkan mentalitas pemain agar tetap percaya diri dan terus berjuang. Ia telah menyiapkan strategi baru, menyesuaikan taktik dan rencana permainan untuk menghadapi calon lawan berikutnya.
Pertandingan ketiga Persikutim akan menjadi ujian krusial, di mana mereka dijadwalkan bertemu Persinab Sang Maestro dari Nabire pada 8 Desember 2025 di Lapangan UNS.
“Liga ini masih panjang. Masih ada 10 pertandingan ke depan yang harus kami perjuangkan untuk menunjukkan harga diri kami,” ujarnya penuh semangat. “Semoga dengan beberapa hari persiapan ini, kami dapat mengambil poin penuh nanti saat menghadapi Sang Maestro FC.”
Komitmen untuk menciptakan progres permainan yang baik dan meraih hasil maksimal telah menjadi tekad bulat seluruh skuad Singa Mose. Mereka berjanji akan menjadikan setiap pertandingan tersisa sebagai panggung pembuktian kapasitas tim di kancah sepakbola nasional.(Ltr1)

