SANGATTA – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mematangkan sejumlah agenda yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga pada penguatan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat dan generasi muda.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman usai mengikuti rapat rutin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kewaspadaan nasional menjelang peringatan HUT ke-81 RI di Ruang Sidang Pengadilan Negeri, Jumat (7/8/2026).
Ardiansyah mengatakan, salah satu hal yang menjadi perhatian dalam persiapan peringatan kemerdekaan tahun ini ialah bagaimana momentum 17 Agustus dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, khususnya bagi generasi muda.
“Di dalamnya itu ada bagaimana kita sosialisasi cinta tanah air. Kemudian anak-anak sekolah nanti akan kita libatkan di dalam kegiatan tersebut,” ujar Ardiansyah.
Selain pelibatan pelajar, Pemkab Kutim juga menyiapkan agenda pembagian bendera Merah Putih kepada masyarakat. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 12 Agustus 2026 di kawasan pertigaan Jalan Pendidikan.
Menurut Ardiansyah, pembagian bendera menjadi salah satu agenda penting dalam menyemarakkan peringatan HUT RI sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut menunjukkan semangat kebangsaan melalui pemasangan bendera di lingkungan masing-masing.
Yang menarik, tahun ini Pemkab Kutim juga tengah menyiapkan rencana nonton bareng film-film perjuangan bersama pelajar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda bagi siswa yang nantinya turut mengikuti rangkaian peringatan HUT RI.
Ardiansyah menyebut, pelajar tidak ingin hanya dilibatkan sebatas mengikuti upacara. Melalui film perjuangan, mereka diharapkan dapat memahami kembali nilai-nilai perjuangan dan menumbuhkan semangat patriotisme.
“Supaya anak-anak sekolah yang hadir dalam upacara tidak hanya ikut hadir, tapi mereka merasa semangat, patriotnya muncul setelah nanti nonton itu,” jelasnya.
Untuk menentukan film yang akan ditayangkan, Ardiansyah telah meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim melakukan pengecekan dan memilih film yang sesuai untuk ditonton bersama para pelajar.
Salah satu film yang turut menjadi pertimbangan ialah film anak-anak dan pelajar era 1980-an, “Aku Cinta Indonesia” atau yang dikenal dengan ACI. Film tersebut dinilai dapat menjadi salah satu alternatif tontonan yang mengangkat nilai-nilai cinta tanah air bagi generasi muda.
“ACI, Aku Cinta Indonesia. Nah itu film anak-anak pelajar,” tuturnya.
Ardiansyah berharap rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Kutim tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu memberikan makna bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk semakin memahami arti kemerdekaan dan menjaga semangat persatuan.
Dengan demikian, peringatan kemerdekaan tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus menanamkan nilai patriotisme kepada generasi penerus bangsa.(kopi17/kopi13)

