SANGATTA — Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi menghadiri kegiatan Layanan Pendukung Keterampilan Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UT) yang berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Sabtu (8/8/2026). Kehadiran program ini dinilai menjadi instrumen penting dalam mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Kegiatan akademik tersebut dihadiri oleh 266 peserta dari total sekitar 382 calon mahasiswa-mahasiswi yang telah mendaftarkan diri di wilayah Kutim. Jumlah partisipan ini diprediksikan masih akan terus bertambah mengingat fleksibilitas sistem pendaftaran dan perkuliahan yang ditawarkan oleh institusi pendidikan tinggi terbuka tersebut.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, keputusan masyarakat untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi merupakan langkah strategis yang tepat dalam memperluas cakrawala berpikir serta menempa kapasitas diri demi menyongsong masa depan yang lebih gemilang.

Mahyunadi menilai bahwa sistem pembelajaran jarak jauh memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang terkendala oleh jarak maupun keterbatasan waktu. Fleksibilitas ini memungkinkan para pekerja, aparatur, maupun generasi muda di Kutim untuk tetap mengakses bangku kuliah tanpa harus meninggalkan kewajiban harian mereka.

“Pendidikan merupakan sebuah proses pembentukan karakter, pengasahan intelektual, dan pembekalan nilai agar kehadiran saudara memberi manfaat nyata bagi masyarakat daerah, dan salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, kami sangat mendukung berbagai upaya yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Kutai Timur untuk mengakses pendidikan tinggi,” ujar Mahyunadi.

Ia berharap layanan pendukung keterampilan belajar ini mampu membekali para mahasiswa baru dengan pemahaman mendalam terkait sistem pembelajaran mandiri berbasis teknologi. Penguasaan perangkat digital dan kemandirian belajar menjadi kunci utama agar mahasiswa dapat menyelesaikan masa studi dengan hasil yang memuaskan.

Lebih lanjut, Mahyunadi mendorong seluruh mahasiswa UT di Kutim agar memanfaatkan kesempatan emas ini secara maksimal. Peningkatan kompetensi individu diyakini akan bermuara pada penguatan daya saing daerah serta memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan pembangunan Kabupaten Kutai Timur di masa mendatang.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Terus belajar, tingkatkan kompetensi, dan jadilah sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” pesan Mahyunadi kepada para peserta.

Sementara itu, Dosen Universitas Terbuka Rahmatiyah yang hadir mewakili Direktur UT menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kutim.

“Atmosfer dukungan dan keakraban yang ditunjukkan oleh Pemkab Kutim terhadap para mahasiswa UT merupakan salah satu yang terbaik di antara berbagai daerah yang pernah dikunjungi,” singkatnya.

Sinergi yang kuat antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah ini diharapkan mampu membuka cakrawala baru, serta memperluas pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kutim.(kopi7/kopi13/Ltr1)