SANGATTA – Semangat sinergi antara TNI dan Polri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali dipertegas. Kapolres Kutim yang baru AKBP Aryansyah memilih Markas Kodim 0909/KTM sebagai salah satu tujuan kunjungan kerja perdananya, Selasa (14/7/2026) kemarin. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas keamanan di wilayah tersebut akan terus dijaga melalui kolaborasi lintas institusi yang erat.

Kehadiran Aryansyah bersama jajaran pejabat utama Polres Kutim disambut hangat oleh Komandan Kodim (Dandim) 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin beserta para perwira staf di markas tersebut. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu tidak hanya menjadi seremoni silaturahmi, melainkan ajang menyamakan langkah dalam menghadapi dinamika keamanan daerah.

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pimpinan institusi membahas berbagai isu krusial. Fokus utamanya mencakup penguatan koordinasi di lapangan, mitigasi potensi gangguan ketertiban masyarakat, hingga dukungan bersama terhadap agenda pembangunan di Kutim.

“TNI dan Polri bukan sekadar mitra, melainkan dua elemen strategis yang menjadi fondasi stabilitas keamanan. Silaturahmi ini adalah upaya nyata untuk memastikan komunikasi kami tetap cair, sehingga tantangan sekecil apa pun di lapangan dapat kita selesaikan dengan soliditas yang kokoh,” ujar AKBP Aryansyah.

Bagi Aryansyah, pelayanan prima kepada masyarakat hanya bisa diwujudkan jika aparatur di garda terdepan memiliki frekuensi yang sama. Ia berharap, soliditas ini tidak hanya tampak di tingkat pimpinan, tetapi juga meresap hingga ke jajaran personel di tingkat tapak

Senada dengan Kapolres, Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin menekankan bahwa kekompakan antara prajurit TNI dan anggota Polri merupakan harga mati untuk menjaga kondusivitas wilayah. Ia menegaskan, Kodim 0909/KTM berkomitmen penuh untuk terus berjalan beriringan dengan Polres dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Kami menyambut baik kehadiran Kapolres beserta jajaran. Sinergitas yang sudah terbangun selama ini bukan hanya sekadar hubungan formal, tetapi sebuah kebersamaan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami siap bersinergi kapan pun dibutuhkan demi kelancaran pembangunan dan ketertiban Kutai Timur,” tutur Letkol Czi Zaenal Abidin.

Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk terus meningkatkan komunikasi lintas sektoral. Keduanya menegaskan bahwa di balik seragam yang berbeda, TNI dan Polri di Kutim memiliki misi tunggal yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan integritas penuh.(*/Ltr1)