SANGATTA – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat sinergi antarinstitusi guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai isu strategis dan potensi permasalahan sosial yang berkembang di wilayah tersebut.
Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi Forkopimda yang digelar di Ruang Panel Sekretariat DPRD Kabupaten Kutim, Senin (20/4/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Ketua I DPRD Kutim Anjas, Komandan Kodim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Junarko, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kutim dan Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk memastikan kebijakan daerah berjalan efektif. Menurut dia, stabilitas wilayah merupakan fondasi penting agar program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran tanpa hambatan keamanan.
“Kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci menciptakan suasana kondusif yang mendukung pembangunan daerah,” ujar Ardiansyah.
Selain membahas aspek keamanan, rapat tersebut juga menyoroti perkembangan ekonomi dan langkah antisipasi terhadap potensi gesekan sosial. Masing-masing unsur Forkopimda menyampaikan laporan terkini mengenai situasi di bidangnya guna memetakan risiko sedini mungkin.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto dalam laporannya menegaskan komitmen untuk menjaga kondusivitas wilayah, terutama dalam menghadapi tantangan dinamis di masa depan.
“Pengawasan terhadap titik-titik rawan sosial menjadi salah satu fokus utama aparat keamanan,”singkatnya.
Sementara itu, dari sisi legislatif, Wakil Ketua I DPRD Kutim Anjas mengingatkan pentingnya tindak lanjut nyata dari setiap kesepakatan yang diambil dalam forum ini.
“Kebijakan yang dihasilkan dapat menyentuh langsung persoalan masyarakat di lapangan,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan ditindaklanjuti oleh masing-masing instansi sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Penguatan komunikasi melalui forum seperti ini diharapkan mampu menjaga tren positif pembangunan di Kutim di tengah dinamika daerah yang terus berkembang.(kopi7/kopi13/Ltr1)

