SANGATTA – Persaingan kursi kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2026-2031 dipastikan semakin kompetitif. Angga Redi Niata resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua ketiga, menyusul dua kandidat lain yang telah lebih dulu mengambil formulir di Sekretariat Kadin Kutim, Jalan Haji Masdar, Sangatta.
Angga hadir di sekretariat pada Selasa (21/4/2026) untuk melengkapi berkas persyaratan. Kehadirannya menambah daftar nama pengusaha yang siap bertarung dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) V Kadin Kutim, setelah sebelumnya nama Sesthy S Bumbungan dan Charolina Laoh masuk dalam bursa pencalonan.
Dalam keterangannya usai pendaftaran, Angga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi pengusaha dengan pemangku kepentingan lainnya. Ia menyoroti peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi daerah.
“Harapan ke depan, bagaimana Kadin ini bisa berinteraksi dan bekerja sama dengan pemerintah maupun pihak swasta. Tujuannya agar Kadin Kutim semakin besar dan mampu memberi ruang bagi pengusaha lokal,” ujar Angga.
Salah satu visi utama yang diusung Angga adalah penguatan kapasitas kontraktor lokal. Menurut dia, melimpahnya peluang investasi di Kutim harus berbanding lurus dengan pelibatan pelaku usaha daerah agar mereka tidak sekadar menjadi penonton di rumah sendiri.
“Kadin saat ini sudah baik, tetapi ke depan harus lebih baik lagi dalam mengakomodir kontraktor-kontraktor lokal. Fokus saya adalah bagaimana pengusaha daerah dapat berdaya dan ikut menjalankan peluang investasi yang masuk ke Kutim,” tambahnya.
Terkait komunikasi politik dengan pengurus tingkat provinsi, Angga mengaku saat ini masih berfokus pada proses administrasi di tingkat kabupaten. Ia berencana melakukan konsolidasi dengan Kadin Kalimantan Timur dalam waktu dekat setelah seluruh tahapan pendaftaran awal selesai.
Panitia pelaksana sebelumnya telah menyatakan bahwa batas pengambilan formulir bagi bakal calon ketua akan ditutup pada 29 April 2026 mendatang. Setelah masa pendaftaran berakhir, Panitia Pengarah (Steering Committee) akan melakukan verifikasi faktual terhadap berkas para calon untuk memastikan kesesuaian dengan Peraturan Organisasi (PO) serta AD/ART Kadin.
Puncak pemilihan Ketua Kadin Kutim dijadwalkan berlangsung dalam forum Mukab V pada 6-7 Mei mendatang. Kehadiran tiga kandidat dengan latar belakang pengusaha ini diharapkan mampu membawa nakhoda baru yang membawa perubahan bagi iklim investasi di Kutim.(Ltr1)

