SANGATTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Dalam rangkaian kunjungan kerjanya pada Selasa (24/2/2026), Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyalurkan berbagai bantuan hibah dan dukungan sosial yang menyasar sektor keagamaan, pendidikan tinggi, hingga pemberdayaan UMKM.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur kepada Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, di hadapan para penerima manfaat. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis Pemprov Kaltim dalam mempercepat pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan spiritualitas di daerah.

Salah satu poin utama dalam penyaluran ini adalah hibah uang tahun anggaran 2026 senilai Rp 2.114.270.800. Dana tersebut dialokasikan untuk 31 lembaga keagamaan di seluruh wilayah Kutim. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat peran lembaga tersebut dalam pembinaan umat.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi memberikan perhatian khusus bagi kampus-kampus lokal guna memperluas akses belajar masyarakat, seperti STIE Nusantara (STIENUS) Sangat menerima bantuan program Gratispol senilai Rp 1.852.200.000, Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS)Rp 525.000.000 dan STIPER Rp 190.000.000.

Kegiatan ini juga melibatkan sinergi sektor swasta dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). PT Kaltim Melati Bakti Satya (MBS) dan PT Jamkrida Kaltim turut ambil bagian dengan menyerahkan bantuan pembangunan serta perlengkapan ibadah.

Tak hanya infrastruktur dan pendidikan, aspek ekonomi kerakyatan pun tak luput dari perhatian. Pemerintah menyalurkan program sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk mendongkrak daya saing produk lokal, yang salah satunya diterima oleh unit usaha kuliner Pawon Q.

Sementara itu, dalam nuansa bulan suci, Baznas Provinsi Kaltim turut membagikan 150 Paket Ramadan Bahagia senilai total Rp 90 juta bagi para mustahik di Kutim.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan bahwa rentetan bantuan ini merupakan bagian dari komitmen besar provinsi untuk memastikan kesejahteraan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutim, baik dalam hal peningkatan kualitas pendidikan maupun dukungan kehidupan keagamaan,” ujar Rudy Mas’ud.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Pemprov Kaltim.

“Kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan pihak swasta adalah kunci utama dalam mengakselerasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi foto bersama para penerima manfaat, menandai babak baru sinergi pembangunan di wilayah Tuah Bumi Untung Banua.(kopi15/kopi13/Ltr1)