SANGATTA – Denyut arus mudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Kepolisian Resor Kutai Timur (Kutim) mulai diantisipasi dengan penyiagaan personel gabungan. Berpusat di Pos Terpadu Simpang 3 Pendidikan, petugas lintas instansi mulai memetakan titik-titik rawan kemacetan guna menjamin kelancaran arus lalu lintas, Minggu (15/3/2026).

Operasi Ketupat Mahakam 2026 kali ini melibatkan kolaborasi masif. Selain personel Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Timur dan TNI, unsur pendukung seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, hingga relawan dari Senkom, ORARI, dan Pramuka Saka Bhayangkara turut disiagakan di lini depan pelayanan.

Kepala Pos Pelayanan Pos Terpadu Inspektur Satu Wilson Tanjung memimpin langsung apel kesiapan untuk memastikan setiap personel memahami dinamika lapangan. Fokus pengamanan diarahkan pada jalur-jalur utama yang menjadi urat nadi aktivitas warga, seperti Jalan Yos Sudarso I, kawasan Patung Burung, hingga jalur Road 9 Sangatta.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan, keberadaan pos terpadu ini bukan sekadar simbol pengamanan, melainkan pusat koordinasi taktis untuk memberikan respons cepat bagi para pemudik.

“Pos Terpadu ini menjadi pusat koordinasi personel gabungan untuk memantau arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026,” ujar Fauzan.

Sejalan dengan slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, kepolisian menekankan bahwa aspek kemanusiaan menjadi prioritas dalam operasi tahun ini. Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kutim juga disiagakan di posko untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang dialami pengguna jalan.

Fauzan mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri dalam menempuh perjalanan jauh. Kondisi fisik pengemudi menjadi faktor krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalur trans-Kalimantan yang menantang.

“Jika merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan, kami mengimbau pemudik untuk beristirahat di pos-pos pelayanan yang telah disiapkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” kata Fauzan menambahkan.

Hingga Minggu siang, situasi arus lalu lintas di sejumlah titik strategis Sangatta terpantau ramai lancar. Personel gabungan dilaporkan terus bersiaga secara bergantian selama 24 jam untuk memantau fluktuasi volume kendaraan yang diprediksi akan terus meningkat hingga h-1 Lebaran.(*/Ltr1)