SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan pribadi selama masa mudik Lebaran 1447 Hijriah. Selain memastikan kesiapan fisik dan kendaraan, perlindungan terhadap hunian yang ditinggalkan menjadi poin krusial guna menjamin ketenangan selama merayakan Idulfitri di kampung halaman.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di ruang kerjanya di Kantor Bupati Kutim, Kamis (12/3/2026). Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan, Ardiansyah menekankan bahwa momentum silaturahmi besar-besaran ini harus dibarengi dengan manajemen risiko yang matang dari setiap warga.

“Saya menghimbau bagi masyarakat yang ingin mudik atau bepergian dalam rangka silaturahmi Lebaran, hal pertama yang harus diperhatikan adalah keamanan tempat tinggal atau rumah. Pastikan semuanya dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan,” ujar Ardiansyah.

Bupati menggarisbawahi tiga aspek utama yang wajib dipatuhi pemudik. Pertama, keamanan aset properti di Sangatta dan sekitarnya agar terhindar dari potensi pencurian maupun insiden kebakaran akibat kelalaian teknis. Kedua, kesiapan sarana transportasi. Ardiansyah meminta warga untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kelayakan kendaraan, baik mesin, pengereman, maupun lampu, guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalur lintas Kalimantan yang memiliki karakteristik medan menantang.

Poin ketiga adalah kesiapan fisik manusia. Bupati mengingatkan bahwa kondisi tubuh yang prima merupakan faktor determinan dalam keselamatan berkendara.

“Pastikan Anda dalam kondisi sehat. Perjalanan jauh memerlukan konsentrasi tinggi,” tambahnya.

Guna mendukung kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Kutim bekerja sama dengan aparat keamanan telah menyiagakan sejumlah pos komando (posko) di sepanjang jalur utama. Ardiansyah meminta masyarakat tidak ragu untuk beristirahat di fasilitas tersebut jika merasa lelah di tengah perjalanan.

“Manfaatkan pos-pos yang ada di sepanjang jalan yang telah disiapkan oleh pemerintah. Fasilitas ini ada untuk melayani dan memastikan Anda sampai di tujuan dengan selamat,” tegasnya.

Menutup pesannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kutim. Ia berharap esensi Lebaran sebagai ajang mempererat tali persaudaraan tidak terganggu oleh kendala-kendala teknis yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak dini.

“Selamat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah bagi seluruh umat Muslim. Semoga perjalanan mudik membawa kebahagiaan dan keselamatan hingga kembali lagi ke Kutim,” pungkasnya.

Imbauan ini menjadi bagian dari rangkaian pengamanan terpadu Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kutim selama libur panjang Lebaran.(kopi13/Ltr1)