SANGATTA – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Tempudau Lantai 2 Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim) pada Senin (2/2/2026) pagi, sebuah estafet kepemimpinan baru saja bergulir. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setkab Kutim, Noviari Noor, memimpin langsung jalannya serah terima jabatan (Sertijab) empat Kepala Bagian (Kabag) di posisi yang baru dan siap menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah tersebut.
Acara ini bukan sekadar seremoni formalitas. Ada nuansa nostalgia saat satu per satu pejabat naik ke mimbar untuk menceritakan kilas balik perjalanan karir mereka. Tawa kecil dan anggukan penuh makna mewarnai sesi berbagi pengalaman tersebut, memperlihatkan kedekatan emosional antar-pejabat di lingkungan Setkab Kutim.
Irma Yuwinda, yang kini dipercaya menjabat sebagai Kabag Administrasi Pembangunan, menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja cepat. Baginya, posisi ini bukanlah medan yang asing.
“Saya berharap amanah ini dapat berjalan maksimal, apalagi sebelumnya saya pernah bertugas di bagian ini,” ungkapnya optimis.
Langkah serupa juga ditegaskan oleh Muhammad Jamil Harahap yang kini mengemban tanggung jawab sebagai Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Ia berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi di bawah bimbingan Asisten Ekobang.
Sementara itu, Suriansyah yang menjabat sebagai Kabag Perekonomian dan Deky Hermawan sebagai Kabag Sumber Daya Alam (SDA), sama-sama menekankan pentingnya adaptasi dan sinergi. Jika Suriansyah berfokus pada pendalaman tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), Deky berjanji akan merangkul perangkat daerah (PD) terkait demi keharmonisan kerja.
Namun, di tengah semangat baru tersebut, terselip pesan penting dari masa lalu. Arief Wahyuni, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag SDA dan kini menjabat Kadis Perkebunan, mengingatkan bahwa masih ada “pekerjaan rumah” besar yang menunggu untuk dituntaskan. Ia menitipkan satu isu krusial kepada penerusnya terkait kesejahteraan dasar masyarakat di pelosok.
“Pekerjaan rumah besar Kabag SDA selanjutnya adalah memastikan sisa desa-desa yang belum teraliri listrik di Kutim bisa segera mendapatkan akses cahaya,” ujar Arief mengingatkan.
Prosesi sertijab ini menjadi penanda dimulainya babak baru koordinasi di lingkungan Asisten Ekobang. Dengan komposisi pejabat yang memiliki rekam jejak mumpuni, masyarakat menanti langkah nyata dari Ruang Tempudau untuk membawa perubahan yang lebih terang bagi Kabupaten Kutim.(kopi5/kopi13/Ltr1)

