SANGKULIRANG – Upaya menciptakan ekosistem bahari yang aman dan tertib terus digalakkan oleh jajaran Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Timur (Kutim). Pada Senin (2/2/2026), Kapospol Maloy Sat Polairud Polres Kutim memimpin langsung serangkaian operasi preventif yang meliputi patroli dialogis dan sosialisasi keselamatan bagi para pelaku aktivitas laut di wilayah Sangkulirang.

Aksi lapangan ini berfokus pada titik-titik krusial yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat, mulai dari hiruk pikuk Pasar Sangkulirang, area perairan terbuka, dermaga penyeberangan umum, hingga menyambangi kantong-kantong permukiman nelayan tradisional.

Dalam giat tersebut, personel kepolisian melakukan inspeksi mendadak secara persuasif kepada para motoris kapal dan awak nelayan. Fokus utamanya adalah memastikan setiap armada yang beroperasi telah dilengkapi dengan sarana keselamatan yang memadai, terutama ketersediaan jaket pelampung (life jacket) yang layak pakai.

Mewakili Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, Kasat Polairud Polres Kutim AKP Sudarwanto menjelaskan bahwa pengawasan ketat ini merupakan respons atas dinamika cuaca dan aktivitas perairan yang kian meningkat.

“Kesadaran mandiri adalah kunci utama keselamatan. Kami hadir untuk mengingatkan agar para nelayan maupun operator kapal tidak meremehkan prosedur keselamatan. Sebelum melepas sauh, pengecekan kondisi kapal dan pemantauan prakiraan cuaca adalah hal yang wajib dilakukan tanpa tawar-menawar,” tegas AKP Sudarwanto dalam siaran pers.

Selain memberikan edukasi terkait keselamatan pelayaran, kehadiran personel di pusat keramaian seperti dermaga dan pasar bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi warga. Patroli ini diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan keamanan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat pesisir.

Ada pun poin tambahan yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah aspek kelestarian lingkungan. Petugas mengajak para nelayan untuk bersama-sama menjaga ekosistem laut dengan tidak menggunakan alat tangkap yang merusak, serta aktif melaporkan jika melihat adanya aktivitas ilegal di perairan Kutim.

“Keamanan laut bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi kolaborasi bersama warga. Kami meminta masyarakat untuk menjadi mata dan telinga kami di lapangan,” tambahnya.

Hingga menjelang sore hari, situasi di perairan Sangkulirang dilaporkan tetap aman, lancar, dan terkendali. Sat Polairud Polres Kutim berkomitmen untuk terus menjalankan agenda rutin ini sebagai wujud pelayanan prima dan perlindungan bagi seluruh masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor kemaritiman.(*/Ltr1)