SANGATTA – Dalam upaya menjamin rasa aman bagi warga saat beristirahat di malam hari, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) kembali mengintensifkan kehadiran personel di lapangan. Melalui Regu 3, jajaran Polres Kutim melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah titik vital di wilayah hukum Sangatta pada Senin (2/2/2026) malam.
Langkah ini merupakan strategi jemput bola kepolisian untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap stabil dan terkendali. Petugas menyisir berbagai lokasi mulai dari kompleks perumahan padat penduduk, area perkantoran pemerintah, hingga pusat-pusat keramaian yang menjadi tempat berkumpulnya massa.
Tidak sekadar melintas dengan lampu rotator yang menyala, personel yang bertugas juga mengedepankan sisi humanis melalui dialog langsung dengan masyarakat. Interaksi ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus memetakan potensi kerawanan yang mungkin terjadi di setiap lingkungan.
Dalam rangkaian patroli tersebut, petugas memberikan edukasi dan peringatan tegas kepada kelompok pemuda serta pengguna jalan. Fokus utamanya adalah meminimalkan aksi-aksi yang meresahkan publik, seperti balap liar dengan mencegah penggunaan jalan raya sebagai arena adu kecepatan ilegal, knalpot brong menertibkan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis karena memicu polusi suara dan adanya penyakit masyarakat dengan mengantisipasi konsumsi minuman keras dan aktivitas negatif lainnya di ruang publik.
Secara terpisah, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, menjelaskan bahwa patroli KRYD ini dirancang untuk menciptakan efek jera bagi pelaku kejahatan konvensional, termasuk aksi pencurian dan premanisme. Dengan kehadiran polisi yang konsisten, ruang gerak oknum yang berniat melakukan tindak pidana menjadi sangat terbatas.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan pengayoman. Melalui patroli yang terukur ini, kami ingin masyarakat merasa tenang karena negara hadir untuk menjaga mereka,” ungkap AKBP Fauzan.
Kapolres juga menekankan bahwa keberhasilan dalam menjaga keamanan tidak bisa hanya bertumpu pada pundak aparat penegak hukum semata. Sinergi dari warga sangat menentukan efektivitas pengamanan wilayah.
“Kami sangat menghargai informasi sekecil apa pun dari masyarakat. Jika melihat ada gerak-gerik mencurigakan atau terjadi gangguan keamanan, segera manfaatkan layanan Call Center 110 atau lapor ke kantor polisi terdekat,” tambahnya.
Kegiatan yang berakhir menjelang dini hari tersebut dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar, tanpa ditemukan insiden yang menonjol. Polres Kutim memastikan agenda serupa akan terus dilaksanakan secara berkala demi mewujudkan Kutim yang kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(*/Ltr1)

