SANGATTA – Angin segar berhembus di kubu Persikutim United. Tim berjuluk Singa Mose ini akhirnya memecah kebuntuan dengan memetik kemenangan perdana pada putaran ketiga Liga 3 Nusantara. Menghadapi lawan tangguh, Persinab Sang Maestro FC, Persikutim sukses mengunci keunggulan tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung penuh drama, Kamis (15/1/2026) kemarin.
Hasil positif ini menjadi panggung pembuktian bagi sang juru taktik anyar, Syafril Usman. Meski baru menakhodai tim selama enam hari, tangan dingin pelatih berpengalaman ini terbukti ampuh mengubah wajah permainan Persikutim yang sebelumnya sempat kesulitan meraih poin maksimal.
Ditemui dalam sesi konferensi pers usai laga, Coach Syafril Usman tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan suntikan moral yang sangat berharga bagi seluruh elemen tim.
“Saya baru sekitar enam hari bergabung. Perasaan saya sangat bersyukur karena ini merupakan kemenangan pertama bagi Persikutim. Ini awal yang baik untuk perjalanan kita ke depan,” ujar Syafril.
Menghadapi Sang Maestro FC yang dikenal memiliki tipikal permainan keras dan spartan khas tim Indonesia Timur, Syafril mengaku fokus pada penguatan mental pemain. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak menciut saat beradu fisik di lapangan.
“Saya hanya memotivasi anak-anak agar bermain dengan semangat tanpa kompromi. Lawan memiliki determinasi tinggi, maka kita harus membalasnya dengan kegigihan yang setara atau bahkan lebih,” tambahnya.
Sosok di balik papan skor kali ini adalah Diki Kurniawan. Gol tunggal yang dicetaknya menjadi pembeda dalam pertandingan bertensi tinggi tersebut. Saat berbicara kepada awak media, Diki tampil rendah hati dan menyebut keberhasilan ini sebagai kemenangan kolektif.
Namun, ada nuansa emosional di balik gol krusial tersebut. Dengan mata berbinar, Diki mendedikasikan pencapaiannya tersebut untuk orang tercinta yang selama ini menjadi pendukung setianya di luar lapangan.
“Gol ini saya persembahkan secara khusus untuk ibu saya di rumah. Beliau adalah orang yang paling sepenuh hati mendoakan dan mendukung karier saya,” ucap Diki lirih.
Kemenangan ini tak membuat Persikutim United jemawa. Manajemen langsung mengalihkan fokus pada agenda besar berikutnya. Coach Syafril menegaskan bahwa sisa laga di putaran ini, termasuk partai melawan Rans Nusantara FC, akan dijadikan sebagai ajang pemanasan sekaligus evaluasi strategis.
Target utama klub saat ini adalah tampil maksimal di babak play-off demi memastikan satu tempat aman di kasta Liga 3 musim depan.
“Kami memiliki perencanaan yang matang dari hari ke hari. Sisa dua pertandingan ini kami anggap sebagai uji coba serius untuk mematangkan tim menuju play-off. Harapan kami jelas, Persikutim harus bertahan di kasta ini,” tutup Syafril optimistis.(*/Ltr1)

