MUARA WAHAU — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dukbangga) RI Wihaji, melakukan kunjungan kerja ke fasilitas Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang berlokasi di PT Dharma Satya Nusantara (DSN) Afdeling 7 di Desa Long Wehea Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Provinsi Kaltim, Selasa (27/5/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kualitas layanan pengasuhan anak yang disediakan bagi keluarga pekerja, sekaligus memberikan apresiasi atas upaya nyata perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Setibanya di lokasi, Menteri Wihaji disambut meriah oleh para pengasuh TAMASYA dengan yel-yel penuh semangat. Suasana kehangatan langsung terasa, memperlihatkan iklim kerja yang positif dan penuh dedikasi terhadap anak-anak.

Dalam peninjauannya, Menteri melihat berbagai fasilitas pendukung seperti area pengukuran tinggi dan berat badan yang digunakan secara rutin untuk memantau tumbuh kembang anak, ruang bermain dengan alat edukatif, serta kamar mandi bersih dan layak. Menteri juga memberi perhatian khusus pada kompetensi para pengasuh yang telah mendapatkan pelatihan pengasuhan anak.

Momen mengharukan terjadi saat Menteri Wihaji tampak akrab berinteraksi langsung dengan anak-anak asuh. Ia bahkan menggendong seorang bayi dan ikut bergabung dalam kegiatan mewarnai bersama anak-anak, menunjukkan kedekatan emosional dan kepedulian mendalam terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

Kunjungan diakhiri dengan dialog santai antara Menteri dan para pengasuh, membahas tantangan operasional serta kebutuhan pengembangan layanan TAMASYA.

Dalam wawancaranya, Wihaji menyampaikan harapan besar agar fasilitas serupa bisa direplikasi di seluruh unit PT DSN.

“Saya sangat berharap 90 fasilitas TAMASYA lainnya di PT DSN dapat memiliki standar dan fasilitas yang sama seperti yang saya lihat hari ini,” ujarnya.

Direktur PT DSN, Lucy Sycilia, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan apresiasi dari pemerintah. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan lingkungan kerja yang ramah keluarga.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Menteri. Kami berkomitmen penuh untuk menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya para pekerja kami, melalui fasilitas TAMASYA,” kata Lucy.

Kunjungan ini menjadi dorongan penting bagi sektor swasta agar lebih aktif dalam memperhatikan kesejahteraan anak-anak pekerja. Diharapkan, model pengasuhan seperti TAMASYA dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul sejak usia dini.(kopi5/kopi13/Ltr1)