SANGATTA Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur (Kutim) memperketat pengawasan di sejumlah ruas jalan utama guna mengantisipasi maraknya aktivitas balap liar. Langkah ini diwujudkan melalui patroli intensif yang menyasar titik-titik rawan pada jam krusial dini hari.
Pada Kamis (16/4/2026), personel Unit Turjawali mulai menyisir kawasan yang kerap dikeluhkan warga sebagai arena pacu kendaraan ilegal. Fokus pengamanan dipusatkan pada dua lokasi utama, yakni Jalan Yos Sudarso I (Tikungan Sahara) serta Simpang Empat Patung Singa.
Operasi yang berlangsung sejak tengah malam hingga pukul 06.00 Wita ini tidak hanya mengedepankan aspek penindakan, tetapi juga edukasi. Di bawah pimpinan IPTU Wilson Tanjung, petugas melakukan pemantauan secara bergerak (mobile) maupun menetap (stasioner).
“Patroli ini kami lakukan secara rutin pada jam-jam rawan sebagai upaya mencegah balap liar dan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif,” ujar Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra.
Dalam pelaksanaannya, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan. Meski demikian, pihak kepolisian tetap bersikap tegas dengan melayangkan teguran hingga sanksi tilang bagi pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran fatal.
AKP Rezky menekankan bahwa aktivitas balap liar, yang mayoritas pelakunya adalah remaja, memiliki risiko tinggi yang membahayakan nyawa pelaku maupun masyarakat umum. Oleh karena itu, kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menjadi langkah preventif yang efektif.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas putra-putrinya agar tidak terlibat dalam balap liar yang sangat berisiko,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi lalu lintas di sejumlah titik rawan tersebut dilaporkan terpantau aman dan tertib. Meningkatnya intensitas kehadiran petugas di jalanan diharapkan dapat terus memupuk kesadaran tertib berlalu lintas serta memberikan rasa aman bagi warga Sangatta yang beraktivitas di malam hari.(*/kopi13/Ltr1)

