JAKARTA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Rabu (7/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi program kepemudaan antara pemerintah pusat dan daerah.
Kehadiran Dispora Kutim dipimpin langsung oleh Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan, didampingi Kasubag Program Riza, dan diterima oleh Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Yohan di Ruang Kerja Deputi.
Dalam pertemuan tersebut, Basuki menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutim untuk mendorong pembangunan kepemudaan yang terarah dan berkelanjutan.
“Kunjungan ini merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi program kepemudaan antara Kemenpora dan Pemkab Kutim, khususnya dalam upaya mewujudkan Kutim sebagai kabupaten layak pemuda,” kata Basuki.
Ia menilai sinergi dengan pemerintah pusat sangat penting agar program pembinaan pemuda di daerah dapat berjalan selaras dengan kebijakan nasional.
Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Yohan, menegaskan bahwa integrasi program antara pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama generasi muda.
“Kami di Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga siap berkolaborasi dengan daerah-daerah. Pusat dan daerah harus dihidupkan, dan tentunya termasuk juga Kabupaten Kutim,” ujar Yohan.
Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai penentu keberlanjutan pembangunan bangsa. Karena itu, pembinaan dan persiapan sejak dini menjadi hal yang mutlak dilakukan.
“Para pemuda di Kutim siap sedia untuk bisa dibina dan dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan. Karena andalah yang akan menjadi calon-calon pemimpin yang akan menggantikan kami-kami yang tentunya sudah senior-senior ini,” tegasnya.
Yohan juga mendorong agar pemuda tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang berkontribusi langsung bagi kemajuan daerah.
“Para pemuda harus betul-betul bersemangat melakukan hal-hal terbaik untuk membangun Kutim dan membangun bangsa Indonesia,” imbuhnya.
Menutup arahannya, Yohan menyampaikan bahwa Kemenpora telah menyiapkan peta jalan program kepemudaan yang berkelanjutan. Kerja sama dengan Kabupaten Kutim diharapkan tidak bersifat jangka pendek, tetapi terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Kami siap berkolaborasi dengan Kabupaten Kutim melalui program-program yang telah disiapkan untuk tahun 2026 dan juga tahun-tahun berikutnya,” pungkasnya.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kutim yang unggul, berdaya saing, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional.(kopi14/kopi13)

