SANGATTA – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur (Kutim) menunjukkan komitmen kemanusiaan yang kuat dengan mengirimkan bantuan logistik skala besar bagi para korban bencana alam di Pulau Sumatera. Aksi ini merupakan perwujudan nyata dari solidaritas institusi Polri, khususnya Polres Kutim, terhadap masyarakat yang terdampak parah akibat bencana.

Pelepasan resmi bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, dan disaksikan oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Kutim di Halaman Mako Polres Kutim pada Selasa (2/11/2025).

Bantuan yang telah dikumpulkan mencakup berbagai item kebutuhan mendesak, mulai dari bahan pangan pokok, perlengkapan darurat, pakaian layak pakai, hingga suplai obat-obatan penting. Seluruh paket logistik ini berhasil dihimpun melalui sinergi intensif antara Polres Kutim, Pemerintah Daerah, berbagai elemen relawan, serta partisipasi aktif dari masyarakat dan sejumlah pihak terkait.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menekankan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian adalah nilai fundamental yang harus dipertahankan, terutama saat saudara sebangsa di daerah lain sedang membutuhkan uluran tangan.

“Ini adalah wujud solidaritas kita. Kami berharap bantuan yang dikirimkan ini dapat meringankan beban dan benar-benar bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tegas AKBP Fauzan.

Lebih lanjut, AKBP Fauzan mengungkapkan capaian donasi yang telah terkumpul sementara ini cukup signifikan.

“Alhamdulillah, total donasi yang telah kita kumpulkan berupa dana sebesar Rp 80 juta, dan untuk paket sembako kurang lebih berjumlah 500 paket,” ungkapnya.

Bantuan ini dijadwalkan akan didistribusikan melalui posko terpadu penanganan bencana yang ada di Sumatera, sebelum disalurkan ke titik-titik yang paling membutuhkan dan sulit terjangkau.

Menutup pernyataannya, Kapolres mengajak seluruh lapisan masyarakat Kutim untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian.

“Mari kita bantu saudara-saudara kita yang ada di Sumatera. Jangan biarkan mereka berjuang sendiri. Dengan gotong royong dan kebersamaan, kita pasti bisa melewati masa-masa sulit ini,” pungkasnya, menyerukan aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.(*/kopi13/Ltr1)