SANGATTA – Ambisi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menjadi barometer bulu tangkis nasional kian nyata. Pemerintah Kabupaten Kutim secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk naik kelas menjadi penyelenggara Sirkuit Nasional (Sirnas) dengan level yang lebih tinggi di masa mendatang.
Pernyataan optimistis tersebut dilontarkan oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, saat membuka gelaran Bupati Open Kutim 2026 Sirnas C di GOR Kudungga, Senin (11/5/2026) kemarin. Turnamen bergengsi ini bakal menguji kemampuan ratusan atlet selama enam hari ke depan, hingga Sabtu (16/5/2026).

Melihat kesuksesan penyelenggaraan tahun ini, Ardiansyah meyakini bahwa Kutim sudah layak naik ke grade yang lebih menantang.
“Kita sanggup menaikkan level kejuaraan ini menjadi Sirnas B pada tahun-tahun mendatang. Saya bangga melihat grafik prestasi olahraga Kutim yang terus melonjak signifikan beberapa tahun terakhir,” ungkap Ardiansyah di depan para atlet.
Guna menjaga tren positif ini, ia menginstruksikan KONI Kutim untuk memperkuat fondasi pembinaan.
“Saya menekankan pentingnya kontinuitas kompetisi dengan turnamen harus digelar secara rutin agar talenta atlet tidak stagnan. Kemudian kualitas pelatih lewat peningkatan sertifikasi pelatih lokal menjadi prioritas agar standar pelatihan setara dengan level nasional,” tegasnya.
Sejalan dengan visi pemerintah daerah, PBSI Kutim menjadikan Sirnas C ini sebagai laboratorium untuk mengasah mental bertanding atlet lokal.
Ketua PBSI Kutim, Daniel Politius Sebayang, menegaskan bahwa ketatnya persaingan di turnamen ini adalah bagian dari strategi jangka panjang.
“Kami sengaja menciptakan iklim kompetisi yang kompetitif. Target besar kami jelas, yakni menyabet gelar Juara Umum pada Porprov mendatang,” singkat Daniel.(Ltr1)

