MUARA WAHAU – Raut wajah bahagia terpancar dari warga Desa Persiapan Jabdan, Kecamatan Muara Wahau. Penantian bertahun-tahun akan akses penyeberangan yang layak kini terbayar lunas setelah Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, meresmikan Jembatan Gantung Jabdan tipe Rigid pada Selasa (20/1/2026) kemarin.
Jembatan sepanjang 100 meter yang membentang gagah di atas Sungai Wahau ini menjadi urat nadi baru bagi mobilitas penduduk. Dibangun dengan skema Tahun Anggaran 2025, infrastruktur tersebut kini menjadi penghubung vital yang menyatukan Desa Persiapan Jabdan dengan Desa Agro serta kawasan perkebunan di sekitarnya.

Ketua RT 06 Desa Persiapan Jabdan, Muhammad Fadlan, menegaskan bahwa kehadiran jembatan dengan lebar 1,8 meter ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan solusi atas keterisolasian wilayah. Sebelum adanya jembatan ini, warga harus menempuh risiko atau jarak yang lebih jauh untuk beraktivitas.
“Ini adalah proyek strategis bagi kami. Dengan panjang 100 meter, jembatan ini sangat membantu kelancaran aksesibilitas warga. Dampaknya luar biasa, terutama bagi kelancaran ekonomi dan konektivitas antardesa yang selama ini terpisah sungai,” ujar Fadlan saat ditemui di lokasi peresmian.
Fadlan menambahkan, jembatan ini menjadi “hadiah” bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan dan pusat-pusat perdagangan lokal.
Sekretaris Camat Muara Wahau, Meylinda, yang hadir mewakili pemerintah kecamatan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati Kutim dan dukungan legislatif tingkat provinsi. Menurutnya, jembatan gantung ini memiliki fungsi sosial yang sangat krusial bagi generasi muda di wilayah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih. Keberadaan jembatan ini meningkatkan standar keselamatan bagi anak-anak sekolah, khususnya mereka yang tinggal di RT 09 yang setiap hari harus melintas menuju Desa Jabdan untuk menuntut ilmu. Sekarang, orang tua tidak perlu khawatir lagi dengan keselamatan anak-anak mereka saat menyeberang,” kata Meylinda.
Lebih lanjut, Meylinda berharap infrastruktur baru ini menjadi katalisator bagi pertumbuhan kesejahteraan masyarakat. Kemudahan akses pendidikan dan kesehatan diyakini akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Desa Persiapan Jabdan di masa depan.
Prosesi peresmian ini juga menjadi ajang silaturahmi pejabat daerah. Tampak hadir mendampingi Bupati, antara lain Kepala Badan Kesbangpol Kutim Muhammad Basuni, Anggota DPRD Provinsi Kaltim Agusriansyah Ridwan, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yuwana Sri Kurniawati, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya.
Dengan diresmikannya Jembatan Gantung Jabdan, pemerintah daerah kembali menegaskan komitmennya dalam meratakan pembangunan hingga ke pelosok desa. Jembatan ini kini berdiri tegak sebagai simbol konektivitas yang tidak hanya menghubungkan dua daratan, tetapi juga menghubungkan harapan masyarakat dengan masa depan yang lebih cerah.(*/Ltr1)

