BENGALON – Suasana sisa libur pergantian tahun masih terasa kental di pesisir Kutai Timur (Kutim). Guna menjamin keselamatan masyarakat yang tengah menikmati waktu senggang, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bengalon mengintensifkan patroli terpadu di kawasan destinasi wisata unggulan, Pantai Sekerat, Desa Sekerat, pada Jumat (02/1/2026).
Langkah preventif ini diambil sebagai bentuk respons kepolisian terhadap lonjakan pengunjung yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Tidak bekerja sendiri, Polri membangun kolaborasi solid dengan melibatkan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat serta pihak pengelola objek wisata guna menghadirkan rasa aman di tengah keramaian.

Dalam operasi pengamanan kali ini, Polsek Bengalon menerjunkan dua personel andalannya, yakni Bhabinkamtibmas Desa Sekerat Brigpol Ribut Wahyudi dan Briptu Maulana Malikul Rahman. Tim kecil ini diperkuat oleh perwakilan aparat desa serta petugas keamanan internal pantai untuk menyisir setiap sudut area wisata.
Kapolres Kutim KBP Fauzan Arianto, melalui Kapolsek Bengalon AKP Asriadi, menjelaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang benar-benar terjaga.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan pengelola wisata adalah kunci utama untuk memastikan setiap pengunjung bisa berekreasi dengan nyaman tanpa perlu merasa khawatir akan gangguan keamanan,” tutur AKP Asriadi dalam pernyataan resmi dalam siaran pers yang diterima Pro Kutim.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, daya tarik Pantai Sekerat masih menjadi magnet kuat bagi warga lokal maupun pendatang. Tercatat sekitar 200 pelancong memadati kawasan pasir putih tersebut sejak pagi hari. Area parkir pun tampak sesak oleh kendaraan pengunjung, yang terdiri dari 30 unit sepeda motor, 15 unit mobil pribadi, hingga satu unit kendaraan besar roda enam.
Melihat kondisi lapangan yang cukup ramai, AKP Asriadi memberikan atensi khusus pada aspek keselamatan personal. Ia menginstruksikan personelnya untuk tak henti-hentinya memberikan imbauan secara langsung (patroli dialogis) kepada para orang tua.
“Keselamatan di air menjadi prioritas kami. Anggota di lapangan terus mengingatkan agar para orang tua tidak lepas pengawasan saat anak-anak mereka bermain di laut. Selain itu, kami juga menekankan pentingnya keamanan barang berharga dan penggunaan kunci ganda pada kendaraan guna mencegah tindak kriminalitas curanmor,” tambahnya.
Hingga sore hari, situasi di Pantai Sekerat terpantau aman dan terkendali. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memajukan potensi pariwisata daerah sekaligus menjaga citra Bengalon sebagai wilayah yang kondusif bagi wisatawan.(*/kopi13/Ltr1)

