SANGATTA – Malam pergantian tahun dari 2025 menuju 2026 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berlangsung dengan penuh warna namun tetap terjaga dalam koridor ketertiban. Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto bersama jajaran Forkopimda termasuk Bupati Ardiansyah Sulaiman, turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi keamanan sekaligus memantau salah satu titik keramaian utama di pusat Kota Sangatta.

Dalam kunjungannya memantau perhelatan event Back to Ninety Year End Expo 2025 di Lapangan Swarga Bara, Kapolres Fauzan menyempatkan diri berdialog dengan para pelaku UMKM dan pengunjung. Di tengah kemeriahan acara bertema retro tersebut, AKBP Fauzan memberikan imbauan khusus kepada masyarakat yang sedang bersukacita merayakan momentum pergantian tahun.

AKBP Fauzan Arianto menekankan pentingnya merayakan tahun baru dengan sikap yang bijak. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat Kutim untuk lebih mengedepankan kesederhanaan ketimbang kemewahan yang berlebihan atau hura-hura yang berisiko mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Sangatta dan Kutim secara luas, marilah kita menyambut tahun baru 2026 ini dengan semangat kesederhanaan. Hindari kegiatan yang bersifat euforia berlebihan, seperti konvoi kendaraan bermotor dengan knalpot brong atau penggunaan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujar AKBP Fauzan di lokasi event, Rabu (31/12/2025) malam.

Menurutnya, esensi dari pergantian tahun adalah momentum refleksi diri atas pencapaian di tahun sebelumnya dan penyusunan rencana yang lebih baik untuk masa depan. Perayaan yang sederhana namun khidmat dinilai lebih memberikan makna mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Terkait Back to Ninety Year End Expo 2025, Kapolres memberikan apresiasi tinggi kepada penyelenggara. Menurutnya, acara yang mengusung nuansa tahun 90-an ini menjadi wadah hiburan yang sehat bagi masyarakat tanpa harus menimbulkan kerawanan kamtibmas yang tinggi.

“Event seperti ini sangat positif. Selain menggerakkan roda ekonomi kreatif di Sangatta, konsepnya juga tertata sehingga memudahkan petugas kami dalam melakukan pengawasan keamanan. Kita ingin masyarakat terhibur, namun tetap dalam suasana yang kondusif,” tambahnya.

Untuk mengamankan malam pergantian tahun, Polres Kutim telah menyiagakan ratusan personel yang disebar di berbagai titik strategis, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hingga area publik seperti Polder Ilham Maulana dan kawasan perkantoran Bukit Pelangi.

Kapolres memastikan bahwa patroli skala besar akan terus dilakukan hingga dini hari guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun balapan liar. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak remaja mereka agar tidak terjebak dalam aktivitas negatif di malam tahun baru.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami dari jajaran kepolisian akan bekerja maksimal, namun dukungan masyarakat dengan merayakan tahun baru secara tertib dan sederhana adalah kunci utama kesuksesan pengamanan malam ini,” pungkas AKBP Fauzan Arianto sebelum melanjutkan pemantauan ke titik lainnya.

Hingga berita ini dilaporkan, situasi di wilayah hukum Polres Kutim terpantau aman, lancar, dan terkendali, dengan arus lalu lintas yang mulai padat namun tetap mengalir.(kopi13/Ltr1)